Wednesday, June 20, 2012

Bayar Harga

inspired while having a discussion with a friend, regarding pricey stuffs..

Ada harga ada barang, begitulah yang biasanya sering kita dengar pas kita lagi mau membeli sesuatu yang kita inginkan.. Tapi, kadang untuk mendapatkan hal tersebut, ada beberapa hal yang memang harganya mahal, yang mungkin diluar kesanggupan kita untuk membelinya, dan mungkin kita membutuhkannya dilihat dari apa yang kita butuhkan saat ini.. Pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah kita mau membayar harganya untuk mendapatkannya?

Ini sekaligus promosi tak langsung tentang produk GPS Tracking, salah satu produk yang ditawarkan PT. Gussmann Technologies Indonesia, tempat gw mencari pengalaman sekarang ini :)

Tadi sempat ngobrol2 dengan Sylvia, awalnya sih ngucapin thanks, karena gw biasanya kirim notes ibadah ke teman2 CG, dan memang belakangan ini jarang ketemu di fellowship CG karena kesibukan masing2, jadi sekaligus bahas tentang proyek CPO (Crude Palm Oil) Monitoring yang memang lagi gw handle belakangan ini, selain Fuel Monitoring.. Dia nanya2 tentang apa fungsi dari proyek itu nantinya.. Well, seperti namanya, monitoring, tentunya akan berfungsi untuk memantau hasil produksi sekaligus controlling untuk in dan out nya hasil CPO itu, dan benefit untuk perusahaan.. Pastinya setelah tau semua benefit itu, biasanya pertanyaan "Harganya berapaan tuh?" sering keluar, dan ketika kita menyebutkan angka yang terlalu tinggi, respon tercepat yang selalu terucap itu adalah "Wahh.. Mahal juga yah?" Dan memang itu juga jadi respon dia hehe, tapi somehow, obrolan itu mengingatkan gw tentang harga yang harus dibayar, yang sering dibahas bersama anak2 @SL_YC..

Harga yang mesti dibayar itu tidak selalu berkaitan dengan barang.. Bisa juga hal ini dikaitkan dengan keseharian kita, bukan dalam hal yang konsumtif, tapi tentang apa yang ingin kita capai.. Di post gw yang kemaren tentang porsi masing2, gw membahas tentang purpose dan talent yang ada pada setiap pribadi kita.. Tapi, walaupun kita sudah punya talent, tapi tidak kita latih, sama aja boong toh? Yah paling kita cuma bisa di level yang segitu doank, sementara bukankah kita harusnya keep improving to be a better self?

How to improve it? Tentunya dengan latihan, atau melalui suatu rintangan dimana kita harus membayar suatu "harga" untuk mencapainya; kita harus membayar dengan waktu dan usaha kita untuk mempelajarinya, untuk beberapa hal, memang kita perlu mengeluarkan biaya tertentu agar kita bisa mendapatkan latihan lebih maksimal..

Contohnya untuk menjadi gitaris handal, harga yang perlu kita bayar adalah membeli gitar itu sendiri, dan waktu untuk latihan.. Tentunya kita perlu juga ikut kursus / tutor dengan sang master, ya keluar biaya lagi untuk kursus itu tentunya..

Hal yang paling terpikirkan pada akhirnya adalah, is it worthy to spend that price? Apakah harga yang dibayar itu akan setimpal dengan apa yang diinginkan? Apakah itu akan benar2 berguna untuk saya? Banyak pertimbangan kita untuk membayar suatu harga.. Semua pertimbangan tadi mungkin terlintas sebelum kita membayar sesuatu, mungkin tidak untuk kalian, tapi itu yang terlintas di pikiran gw *toh ini kan cerita tentang pemikiran gw :D nod if you agree with my minds :)*..

When we love to do something yet we don't want to pay the price, it will all goes to nothing.. Entah kenapa tiba2 kata2 ini terlintas di benak gw pas gw lagi nulis ini, tapi sepertinya kata2 ini paling cocok mendeskripsikan tentang harga yang perlu dibayar.. Seperti case gitaris tadi, kalaupun kita sudah bayar harganya, tapi kita tidak latihan, podowae sami mawon toh?

Pastinya, there will always be a price to be paid in order to achieve something.. Kalau kita mau mencapai sesuatu, tapi kita tidak mau "membayar harga", semua itu akan menjadi sia2..

-----
Celetukan penulis:
Walaupun ini gw tulis sendiri, post ini serasa menampar diri sendiri.. Ada banyak hal yang ingin gw capai, tapi beberapa di antaranya gw masih belum berani untuk membayar harganya.. Ada beberapa hal mengenai resiko yang terlalu tinggi, dimana gw masih belum yakin untuk mengambil resiko itu.. Still praying for it, we'll see what coming up next :)

Setiap post yang ditulis, sebagian besar diceritakan berdasarkan pengalaman pribadi, dan seringnya berisi tentang pandangan pribadi disertai dengan observasi pribadi bagaimana pandangan orang lain mengenai suatu masalah.. It doesn't mean that I have been a great and holy person, but this post will always be a great reminder for myself, and hopefully for those who read as well :) Beberapa kata2 sering tertulis secara spontan, bahkan gw sendiri kaget kenapa gw bisa menuliskan hal itu, malah seringkali apa yang gw tulis itu 'menusuk' diri gw sendiri

So, hope you all enjoy this post, gimme comments, so I can improve myself :)

1 comment:

  1. Yeah... just like LDR, so much price to pay :-D

    ReplyDelete

What's your thoughts? Share with me :)